Tuban, BK – Sebagian wilayah Kabupaten Tuban yang dikenal sebagai kota wali, rupanya sudah dikuasai oleh para mafia kelas kakap.
Bukan hanya mafia tambang saja, namun praktik mafia BBM subsidi masih nampak bergentayangan dan kebal hukum.
Seperti bisnis BBM Subsidi ilegal jenis solar di Desa Kaligede, Kecamatan
Senori, yang menurut informasi milik Irfan.
Meski tempat penyulingan minyak mentah yang kemudian diolah menjadi solar tersebut sudah lama dikeluhkan masyarakat.
Lantaran gudang pengelolaan minyak mentah sekaligus menjadi tempat penimbunan BBM solar milik Irfan ini bukan hanya menimbulkan bau yang tidak sedap saja.
“Namun juga membahayakan keselamatan warga setempat. Tetapi penegak hukum setempat seperti menutup mata, dan mengabaikannya begitu saja” ucap beberapa sumber masyarakat salah satunya berinisial SK
Sementara Irfan ketika dikonfirmasi lewat pesan WhatsApp oleh redaksi Beritakolusi, terlihat aktif centang dua berwarna biru tapi tidak dibalas dan diabaikan.
Informasi yang berhasil diperoleh redaksi Beritakolusi, Irfan diduga pemilik bisnis BBM ilegal kebal hukum, karena ada atensi yang mengalir ke oknum polisi setempat untuk bekingan.
Mendengar kabar tersebut tentunya membuat publik atau masyarakat kecewa dengan kinerja penegak hukum setempat.
Berharap, presiden Prabowo Subianto, segera perintahkan para petinggi polri untuk berantas pelaku ilegal sekaligus oknum-oknum yang membekingi.
Karena aktivitas tersebut selain sudah melanggar undang-undang, juga seakan menantang pernyataan keras Prabowo soal bisnis Ilegal.

Tim Redaksi