Malang, BK – Desa Argoyuwono, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang terus menunjukkan kemajuan signifikan dalam pembangunan infrastruktur dan ekonomi desa di bawah kepemimpinan Kepala Desa Purnomo. Dukungan masyarakat dan sinergi dengan berbagai pihak menjadi kunci dalam percepatan program pembangunan dan pemberdayaan warga.
Desa Argoyuwono kini dikenal sebagai sentra peternakan domba dan kambing Peranakan Etawa (PE) terbesar di Kabupaten Malang. Ssebanyak 1.160 kepala keluarga di desa ini bekerja sebagai peternak, membudidayakan domba dan kambing PE sebagai sumber mata pencaharian utama.
Potensi ternak ini tidak hanya menunjang ekonomi lokal, tetapi juga menarik pedagang dari luar daerah terutama menjelang musim Iduladha, saat permintaan hewan kurban meningkat pesat.
Pemerintah Desa bersama masyarakat telah melaksanakan berbagai program pembangunan fisik. Di antaranya pembangunan rabat beton jalan desa yang memperlancar mobilitas warga dan distribusi hasil pertanian serta peternakan. Kegiatan ini melibatkan kolaborasi antara Pemdes, TNI, dan warga, mencerminkan komitmen bersama dalam memperkuat infrastruktur lokal.
Selain infrastruktur, Desa Argoyuwono aktif dalam program lingkungan dan pemberdayaan ekonomi. Kegiatan seperti penanaman pohon serentak dan pengembangan potensi lokal, termasuk pengolahan hasil pertanian seperti salak, pisang, dan kopi, turut mendukung pertumbuhan desa secara berkelanjutan.
Under kepemimpinan Kepala Desa Purnomo, Argoyuwono terus didorong menjadi desa yang mandiri dan berkembang. Program-program pembangunan fisik, pemberdayaan masyarakat, serta penguatan ekonomi berbasis potensi lokal seperti peternakan kambing PE, diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan warga secara nyata.

Tim Redaksi